Selasa, 28 Agustus 2012

Pengusaha yang Tak Mau Kalah

Pada suatu hari, Pak Bendor (seorang pengusaha angkuh dari perusahaan furnitur) mengadakan perundingan kerja sama dengan Pak Boncel (seorang pengusaha truk angkutan) dan Pak Bedul (seorang pengusaha bengkel mobil). Meeting tersebut diadakan di kantor Pak Bendor. Sebelum perundingan dimulai, Pak Boncel dan Pak Bedul menelepon seseorang dengan handphone-nya.
Pak Boncel: "Halo Pak Noto! Saya mohon bantuan Anda, saya akan mendapat langganan tetap untuk angkutan barang dari sebuah perusahaan furnitur, jadi order saya meningkat dan bila ada kekurangan truk angkutan, saya mohon bantuan truk dari perusahaan Anda!" 
Pak Bedul: "Halo Pak Jito, bengkel saya akan dapat order tetap untuk perawatan mobil-mobil dari perusahaan truk angkutan dan perusahaan furnitur, bila kami kekurangan tenaga teknis atau onderdil kendaraan, saya mohon bantuan bengkel Anda!"
Melihat dua rekannya sibuk dan serius menelpon seseorang, Pak Bendor nggak mau kalah. Dia langsung menelepon rekan bisnisnya dengan handphone-nya juga.
 
"Halo Pak Gator, saya akan menjalin kerja sama dengan pengusaha truk angkutan agar distribusi produk kami dapat diterima tepat waktu ke tangan pembeli, juga dengan pengusaha bengkel untuk perawatan kendaraan kami. Saya mohon pengiriman bahan baku kayu untuk furnitur kami dapat dikirim tepat waktu dari perusahaan An..."
Nah, lagi seru-serunya menelpon, tiba-tiba muncullah Kunut, office-boy kantor Pak Bendor. Dia langsung memotong, "Maaf Pak, ini..."
Karena merasa terganggu, Pak Bendor marah. Katanya, "Heh!! Mengganggu saja. Kamu enggak tahu ya, saya lagi telepon penting dengan rekan bisnis. Ngapain sih kamu?!"
Kunut: "Maaf Pak, saya cuma mau nganterin voucher pulsa pesanan Bapak, kan kata Bapak tadi pulsanya sudah habis?"
Boncel dan Bedul : "???!!"

Sumber : andriewongso.com

Fakta Penting tentang Pemenang Sejati


Pemenang sejati BUKANNYA tidak PERNAH GAGAL, tapi mereka yang tidak PERNAH MENYERAH! Berikut adalah fakta-fakta penting dalam sejarah yang membuktikan betapa pentingnya sikap pantang menyerah ini:


Pada tahun 1962, empat musisi muda yang masih tampak gugup menampilkan audisi rekaman mereka yang pertama kalinya di hadapan para eksekutif perusahaan rekaman Decca. Para eksekutif ini tidak merasa terkesan dengan penampilan keempat pemuda ini. Saat menolak kelompok musisi ini, salah satu eksekutifnya berkata, "Kami tidak suka dengan warna musik mereka. Mereka kelompok gitaris yang baru lahir." Mereka inilah The Beatles.

Pada tahun 1944, Emmeline Snively, direktur Agensi Model Blue Book mengatakan pada model baru Norma Jean Baker, "Kamu lebih baik belajar pekerjaan sekretaris atau menikah." Norma tak putus harapan dan di kemudian hari menjadi Marilyn Monroe.

Pada tahun 1954, Jimmy Denny, manajer Grand Ole Opry, memecat seorang penyanyi setelah tampil sekali. Kata Jimmy, "Kamu tak kan bisa ke mana-mana, Nak. Sebaiknya kamu kembali mengendarai trukmu." Namun, si penyanyi ini tetap berjuang hingga akhirnya dikenal sebagai Elvis Presley.

Ketika Alexander Graham Bell menemukan telepon pada tahun 1876, temuannya ini tidak mengesankan bagi para penyokong potensialnya. Setelah mendemonstrasikan komunikasi telepon, Presiden Rutherford Hayes, Presiden AS ke-19, berkata, "Penemuan yang menakjubkan, tapi apakah ada orang yang ingin memakainya?"

Saat Thomas Edison menemukan lampu pijar, ia sudah melakukan sekitar 2.000 eksperimen hingga akhirnya berhasil. Seorang reporter muda bertanya tentang rasanya mengalami begitu banyak kegagalan. Jawab Thomas, "Saya tidak pernah gagal sekali pun. Saya berhasil menemukan lampu pijar. Hanya saja itu butuh proses sebanyak 2.000 tahap."

Thomas Edison di laboratoriumnya.
Pada tahun 1940-an, penemu muda lainnya bernama Chester Carlson mengemukakan idenya kepada 20 perusahaan, termasuk beberapa di antaranya perusahaan terbesar di negerinya. Tapi semua perusahaan itu menolak idenya. Pada tahun 1947, setelah 7 tahun terus-menerus ditolak, akhirnya ada sebuah perusahaan kecil di Rochester, New York, Haloid Company, yang berminat untuk membeli hak cipta atas penemuannya itu, yaitu proses mengkopi kertas secara elektrostatis. Di kemudian hari, Haloid menjadi Perusahaan Xerox.

Seorang guru memarahi seorang siswa laki-laki karena tidak memperhatikan pelajaran matematikanya dan tidak mampu menjawab soal-soal mudah sekalipun. Kata si guru, "Kamu tidak akan bisa menjadi orang sukses." Tapi, nyatanya anak itu menjadi salah satu penemu terkenal di dunia. Dialah Albert Einstein.

Sudah ada begitu banyak contoh nyata besarnya kekuatan sikap pantang menyerah itu. Suatu impian semustahil apa pun, jika disertai dengan ketekunan dan kesungguhan dalam upaya mewujudkannya, cepat atau lambat akan menjadi kenyataan. Karena itu, kalau saat ini Anda sudah mengalami penolakan atau kegagalan dalam usaha meraih cita-cita atau mimpi, jangan biarkan diri terpuruk berlama-lama. Mari bangkit lagi dan terus berjuang. Seperti halnya kisah tokoh sejarah di atas, kita akan menciptakan kisah yang juga berbuah manis.


Sumber : andriewongso.com

6 Cara Mengisi Energi Tiap Hari

Setiap manusia tentu tidak dimaksudkan untuk bekerja seperti komputer - dengan kecepatan tinggi, terus-menerus, dan tanpa batas waktu. Kita diciptakan untuk bekerja secara berirama dan selalu memperbarui diri. Inilah enam strategi yang bisa dilakukan untuk mengisi energi tubuh kita setiap harinya:


1. Menjadikan tidur secukupnya prioritas utama.
Kebanyakan kita beranggapan bahwa mengurangi waktu tidur satu jam bisa menambah produktivitas kita. Tapi nyatanya, kekurangan waktu tidur sedikit saja bisa berpengaruh besar terhadap daya fokus, kemampuan berpikir analisis, dan kreativitas.

Berdasarkan hasil penelitian, lebih dari 95 persen dari kita butuh sekitar tujuh sampai delapan jam waktu tidur untuk bisa benar-benar istirahat, sehingga otak kita mampu secara optimal menyerap hal-hal baru. Kebanyakan orang sukses, mulai dari musisi hingga atlet, sering kali tidur lebih dari 8 jam.

2. Istirahat sebentar setidaknya setiap 90 menit sekali.
Yang menentukan hasil kerja kita bukannya lama kerja kita, melainkan energi yang kita curahkan di setiap jam kerja kita. Kunci utamanya adalah menenangkan jaringan tubuh kita. Kita bisa menurunkan detak jantung, tekanan darah, dan ketegangan otot kita dalam waktu sedikitnya 30-60 detik dengan berolahraga.

Dengan mata tertutup, cobalah untuk bernapas melalui hidung dan menahannya selama hitungan ketiga, dan menghembuskan napas perlahan melalui mulut selama hitungan keenam. Dengan cara ini, kita memperpanjang pemulihan tubuh kita. Ketika tubuh kita tenang, pikiran kita pun ikut tenang sehingga kita bisa merasa lebih santai.

3. Membuat daftar untuk segala hal/urusan.
Daftar di sini maksudnya segala hal yang kita ingin atau harus lakukan. Semakin banyak dan sering kita mencurahkan apa yang ada di dalam pikiran, kita tak perlu membuang-buang energi lagi untuk memikirkan hal-hal yang belum terselesaikan. Sebaliknya, kita punya lebih banyak energi untuk bisa fokus dengan apa pun yang sedang kita kerjakan saat ini.

4. Meningkatkan detak jantung atau tiduran sebentar menjelang sore hari.
Kalau kegiatan berlari atau pergi ke gym terasa memakan banyak waktu, bagaimana dengan berjalan cepat selama 15 sampai 30 menit di luar rumah? Atau jika kita bekerja di sebuah bangunan kantor, kita bisa mencoba naik-turun tangga beberapa kali.

5. Berlatih mengucap syukur.
Sering kali kita tidak menyadari bahawa energi kita terbuang sia-sia untuk merasakan emosi-emosi negatif. Kita lebih cepat mendeteksi apa yang salah dalam hidup kita, dibanding apa yang positif.

Carilah kesempatan untuk menghargai seseorang dalam hidup kita, dan ceritakan pada orang itu bagaimana perasaan kita - secara langsung dan bukannya melalui catatan. Kita akan menyuntikkan energi positif ke dalam diri orang tersebut. Tapi membagikan energi positif ini juga akan membuat kita merasa lebih baik.

6. Mengembangkan ritual peralihan dari tempat kerja ke rumah.
Ketika kita meninggalkan kantor, banyak dari kita juga membawa serta beban pekerjaan kita. Alhasil, saat tiba di rumah pun kita tak sepenuhnya menikmati suasana rumah. Maka itu carilah cara yang tepat untuk melepaskan diri sejenak dari beban pekerjaan, sehingga kita tidak perlu membawanya pulang.

Cara yang umumnya paling bagus adalah berhenti sebentar di suatu tempat sebelum tiba di rumah, misalnya di sebuah taman. Lalu nikmati suasana taman selama beberapa menit, dan berfokus pada kegiatan yang akan dilakukan di malam hari. Dan pulanglah ke tempat di mana kita bisa benar-benar beristirahat.


Sumber : andriewongso.com

Kiat Menyusun Rencana

Seburuk apapun suatu rencana, boleh dibilang masih jauh lebih baik ketimbang tanpa rencana sama sekali. Akan tetapi, kami ingin memberikan sebuah resep sederhana untuk menyusun rencana, yang telah terbukti sangat efektif.
1. Putuskan secara pasti apa yang Anda inginkan dalam satu bidang spesifik dan tuliskanlah hal tersebut dengan jelas dan detail. Buatlah keinginan Anda tersebut begitu spesifik dan terukur.

2. Susun batas waktu untuk setiap pencapaian dari tujuan. Kalau yang Anda rencanakan adalah sebuah tujuan yang besar, maka buatlah menjadi bagian-bagian kecil dan susun batas waktu untuk masing-masing bagian.

3. Buatlah daftar dari segala sesuatu yang seharusnya Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Pada saat Anda terpikir adanya tambahan hal yang perlu dilakukan untuk mencapai sukses, maka tambahkanlah hal tersebut kedalam daftar Anda sehingga semakin lengkap.

4. Susunlah langkah-langlah dalam daftar kegiatan tersebut ke dalam suatu rencana. Susunlah berdasarkan prioritas. Caranya, terapkanlah rumus 80/20, dimana 20 persen dari semua kegiatan yang Anda lakukan akan memengaruhi 80 persen dari hasil yang Anda inginkan.

5. Kenali semua rintangan dan keterbatasan yang mungkin saja akan menghambat Anda dalam mencapai tujuan, baik yang berasal dari lingkungan maupun dari dalam diri Anda sendiri. Kenali keterbatasan Anda yang paling menghambat, lalu fokuskan perhatian untuk menghilangkannya. Mungkin hambatan tersebut berupa dana, atau bisa juga berupa keterampilan, hubungan yang sangat Anda perlukan, atau apa pun yang menurut Anda merupakan keterbatasan yang menghambat bagi tercapainya tujuan.

6. Segera Take Action. Ambil suatu tindakan yang menuju pencapaian tujuan. Melangkahlah dengan keyakinan dan lakukan hal pertama yang muncul dalam pikiran Anda. Lakukanlah dengan segera untuk memulai proses bagi tercapainya tujuan, dengan terus bergerak kedepan.

7. Lakukan sesuatu setiap hari sehingga membuat Anda terus maju menuju tujuan Anda. Buatlah kebiasaan untuk bangun setiap pagi, dengan merencanakan kegiatan Anda pada hari itu, apa saja yang dapat menggerakkan Anda sedikitnya satu langkah mendekati tujuan.

Kebiasaan untuk melakukan segala kegiatan yang menggerakkan Anda menuju tujuan, akan mengembangkan kekuatan momentum di dalam diri Anda. Kegiatan setiap hari itu juga akan semakin memperdalam keyakinan Anda, bahwa tujuan tersebut bisa dicapai dan akan mengaktifkan The Law of Attraction.
Maka hasilnya, Anda akan bergerak semakin cepat menuju tujuan, dan sebaliknya, tujuan akan semakin bergerak cepat mendekati Anda!
Selamat berencana dan berjuang merealisasikannya; tetap semangat.. salam sukses luar biasa! 

Sumber : andriewongso.com

Menghancurkan Blocking Mental


Sering kali saya merenung dan bertanya pada diri sendiri, kenapa banyak orang sering sulit dalam meraih sebuah impian. Padahal mereka telah memvisualisasikan mimpi tersebut dengan benar. Tapi kenapa impian tersebut belum juga terwujud. Adakah sesuatu yang salah atas usaha yang mereka lakukan?


Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya pun segera meluncur untuk melakukan pengamatan, melakukan tanya jawab dan membaca berbagai literatur yang ada. Dari apa yang saya lakukan, saya menemukanjawaban yang membuat saya tahu salah satu hal yang sering menghambat jalan seseorang dalam meraih impian. Satu hal tersebut adalah "Blocking Mental".

Blocking mental adalah suatu doktrin, pemahaman, kepercayaan yang mendalam terhadap suatu peristiwa. Ciri yang paling menonjol dari blocking mental adalah membatasi diri sendiri terhadap apa yang mereka pikir mampu mereka lakukan. Sehingga belum sampai mereka mencapai apa yang bisa mereka capai, mereka keburu memvonis dirinya sendiri dengan mengatakan, "Saya tidak akan mampu mencapai hal itu." Kalau sudah begini, maka hilang sudah peluang mereka untuk meraih apa yang mereka impikan.

Satu catatan yang harus kita pahami juga, otak kita itu sama dengan apa yang dikatakan oleh mulut kita. Misalnya kita mendapatkan penawaran atau peluang, tapi mulut kita berkata, "Ah saya tidak akan bisa melakukan hal itu, saya ini tidak berpengalaman, jadi kalau saya nekat saya yakin tidak akan berhasil." Jika kalimat tersebut yang keluar dari mulut kita, secara otomatis otak kita akan berhenti merespons. Bisa kita bayangkan, kalau otak sudah tidak merespons, mustahil akan ada tindakan untuk menangkap peluang yang ada.

 
Bagaimana Menghancurkan Blocking Mental?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya akan kilas balik pengalaman saya. Lima tahun lalu, saya telah berjuang keras keluar dari blocking mental yang akhirnya mengantarkan diri saya menjadi pribadi yang lebih yakin bahwa saya bisa mencapai apa yang saya inginkan. Cara yang saya lakukan sangat sederhana, yaitu dengan melakukan afirmasi positif.

Ada beberapa kata yang selalu saya ucapkan pada diri saya. Pertama, saya mengatakan, "Saya Bisa." Kata ini sangat sederhana, tapi memiliki kekuatan yang luar biasa. Kedua, saya mengatakan, "Semua serba mungkin." Saya sangat percaya semua kemungkinan bisa terjadi; yang terpenting satu hal, kita yakin pada kebesaran Tuhan. Ketiga, saya mengatakan, "Bagaimana caranya." Dengan afirmasi seperti ini, saya mencoba mencari solusi atas masalah yang sedang saya hadapi. Alhamdulillah, tidak lama kemudian saya menemukan jalan keluar. Setelah usaha itu saya tempuh, langkah saya untuk mewujudkan impian mulai terbuka lebar.

Satu poin penting yang harus kita ingat: jika kita mampu keluar dari blocking mental, maka apa yang kita impikan akan terwujud, apa yang kita inginkan akan menjadi kenyataan. Sukses itu akan lebih dekat dengan diri, sehingga jalan kita untuk meraihnya akan menjadi lebih mudah.

Salam Sukses,
Rona Binham
Founder: cafemotivasi.com
Sumber : andriewongso.com

Jangan Takut Dikritik


Agar berhasil dalam kehidupan Anda tidak perlu menjatuhkan orang lain, namun Anda harus mampu tetap berdiri dalam menghadapi usaha-usaha orang lain yang mencoba menjatuhkan Anda.
Cara Anda memilih dalam menanggapi kritikan adalah salah satu keputusan penting untuk Anda ambil.
Tidak ada hal penting yang pernah diraih tanpa adanya pertentangan dan kritikan. Bila Anda membiarkan perkataan-perkataan orang menghentikan Anda, maka Anda benar-benar telah dihentikan.
Ingatlah ini, bila Anda takut terhadap kritikan, Anda akan mati tanpa melakukan apapun. Seperti yang Elbert Hubbard katakan, "The only way to avoid criticism is to do nothing, say nothing, be nothing." Satu-satunya cara untuk menghindari kritik adalah dengan tidak melakukan apapun, tidak mengatakan apapun, dan tidak menjadi apapun.
Orang-orang yang melakukan banyak hal sudah pasti menimbulkan banyak kritikan. Jadi apabila Anda ingin diri Anda mendapatkan kesempatan untuk meraih sesuatu yang besar, Anda pasti akan menerima banyak serangan dan ejekan yang diarahkan kepada Anda. Dan kenyataan biasanya orang yang suka mencela, menghujat, mengkritik Anda biasanya adalah orang yang sombong karena merasa diri sudah lebih baik dari orang lain. 
Kritikan adalah bagian dari harga yang harus Anda bayar untuk melewati keadaan biasa-biasa saja. Terkadang kita semua lebih senang mendapat masukan yang positif, pujian dan penghargaan. Hal tersebut memang baik agar kita mengetahui bahwa kita telah berada di jalur yang tepat dan sebagai support untuk pencapaian kita. Namun saat kritik datang kita sering mulai merasa down dan putus asa. Padahal sebenarnya Anda dapat jadikan kritik sebagai suatu feedback untuk perkembangan dan pertumbuhan Anda secara pribadi. Kuncinya adalah kita perlu belajar bagaimana menghadapidan menggunakan setiap feedback negatif untuk kemajuan kita. Biasanya ada banyak pelajaran yang dapat kita peroleh dari setiap feedback yang negatif kalau saja kita dengan sungguh-sungguh mau mencarinya dan belajar dari hal tersebut. Biasakanlah diri kita untuk selalu belajar bukan hanya dari pengalaman yang positif melainkan juga dari pengalaman yang negatif.
 
Tidak semua kritikan harus kita dengarkan, namun ada kritik yang perlu kita terima, saya akan share kategorinya berikut ini:
- Terima kritik jika kita dikasihi tanpa syarat oleh orang yang mengkritik.
- Terima kritik jika kritiknya tidak dinodai agenda pribadi menjatuhkan.
- Terima kritik jika kritiknya bertujuan membangun diri kita.
- Terima kritik jika orangnya memang bukan orang yang suka mengkritik segala sesuatu.
- Terima kritik jika orangnya siap memberi kita dukungan untuk menjadi lebih baik sesudah mengkritik.
- Terima kritik jika orangnya sendiri mempunyai pemahaman dan pengetahuan yang mendalam di bidang yang dia kritik.

__________________ 
HARYANTO KANDANI
Achievement Motivator & Penulis Buku Best Seller The Achiever
Follow Twitter: @haryantokandani
Visit Website: haryantokandani.com
Sumber : andriewongso.com

Selalu Ada Alasan Untuk Sukses

Hidup selalu penuh misteri, apa yang terjadi besok kita tidak akan pernah tahu dan apa yang pernah terjadi kemarin adalah sesuatu yang tidak akan terulang kembali. Sesungguhnya kesempatan untuk menjadi lebih baik, sangat ditentukan pada respon dan tindakan kita pada hari ini untuk menjemput hari esok yang lebih cemerlang.

Delapan tahun yang lalu, saya hanyalah seorang pemuda kampung yang hidup tanpa sebuah mimpi. Berawal dari kegagalan melanjutkan kuliah, saya merasa keinginan saya untuk menjadi orang sukses telah terputus. Hari-hari saya lalui dengan aktivitas hidup yang tidak berarti. Kurang lebih sekitar satu tahun setelah lulus SMA saya telak menjadi pengangguran. Berbagai cemohan miring tentang diri saya mencuak. Rasa-rasanya semua tetangga menganggap saya ini sebagai anak yang tidak berguna.

Merasa bosan hidup menganggur, saya pun akhirnya memutuskan untuk merantau. Bali adalah tempat pertama saya mengadu nasib dengan menjadi buruh diperusahaan mebel. Namun selama bekerja di Bali sekitar 6 bulan, hidup saya bukan makin baik, malah makin buruk. Saya terjerumus dengan hal-hal negatif yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Beruntung saya masih menyadari itu, sehingga saya memutuskan pulang kampung, supaya tidak makin terjerumus lebih dalam.

Sesampainya di kampung status pengangguran melekat lagi dengan diri saya. Saya baru menyadari menjadi penganggurang sungguh membuat diri saya tidak ada harganya. Tak lama kemudian saya memutuskan pergi merantau ke Jakarta, karena ada tawaran dari teman untuk menjadi Satpam. Dengan penuh harapan saya pun pergi ke Jakarta dan melamar menjadi satpam melalui salah satu lembaga penyalur. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, saya terus menunggu panggilan untuk ditempatkan kerja. Namun semua itu hanya pepesan kosong, karena lembaga penyalur tersebut ditutup lantaran pemiliknya kabur, tidak tahu ke mana.

Nasibku semakin tidak jelas. Mau pulang ke rumah malu, mau bertahan pun saya bingung mau bekerja apa. Setelah melakukan pertimbangan, saya memutuskan untuk tetap bertahan di Jakarta. Saya bekerja menjadi kuli bangunan, sambil di sela waktu saya terus melamar dan mencari pekerjaan yang lebih layak. Namun lagi-lagi semuanya tidak membuahkan hasil. Saya merasa lelah, hidup di Jakarta tidak ada perubahan. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang kampung. 
 
*** 

Tidak lama berada di kampung, saya pun memutuskan untuk bekerja ikut orangtua, menjadi kuli kompor yang kerjanya membuat kompor dapur. Saya berpikir ini adalah jalan saya, mewarisi pekerjaan ayah yang sebenarnya tidak pernah saya inginkan. Saya mencoba untuk menyukai pekerjaan ini dan terus bertahan selama pemilik usaha masih membutuhkan tenaga saya. Setelah dua tahun bekerja, tepatnya di tahun 2007 gejolak ingin mengubah nasib begitu menggeliat! Saya mulai menyusun ulang mimpi-mimpi saya yang pernah hilang, saya terus berdoa kepasa Tuhan dan berharap hidup saya akan berubah. Saking kuatnya keinginan saya untuk mengubah nasib, saya pun memutuskan untuk kuliah. Dalam pikiran saya hanya satu, saya akan kuliah sambil bekerja. 

Setelah meminta restu orangtua, saya segera mendaftarkan diri di salah satu perguruan tinggi, namun saya gagal menempuh seleksi dan saya dinyatakan tidak diterima. "Sudah terlanjur basah", itu yang saya katakan pada diri saya. Saya pun memutuskan untuk mendaftar di universitas lain dan alhamdulillah saya diterima, dan semenjak itu saya resmi menjadi mahasiswa. 

Hidup memang tidak seindah yang dibayangkan! Tepat satu tahun saya kuliah, bos tempat saya kerja magang bangkrut, usahanya gulung tikar. hal itu membuat saya tidak punya pekerjaan, bahkan saya pernah selama dua bulan tidur di Mushola karena tidak punya tempat tinggal. Namun saya tidak pernah menyerah, saya tetap berdoa dan berusaha menjalani itu semua dengan penuh keyakinan bahwa ini adalah bagian dari kesuksesan yang akan saya raih. Tuhan pun menjawab doa saya, melalui tangan seseorang saya pun mendapat bantuan uang kuliah tiap bulan. Ini adalah hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. 

Semenjak itu saya bisa lebih fokus untuk belajar. Hari-hari saya lalui dengan penuh motivasi, penuh gairah, dan penuh keyakinan. Alhasil di tahun 2011 kamarin saya bisa menyelesaikan kuliah saya dan dinyatakan lulus dengan hasil yang baik. Kembali lagi Tuhan memberikan hadiah yang luar biasa kepada saya, setelah dinyatakan lulus saya mendapatkan rekomendasi untuk mengajar di kampus tempat saya kuliah, sebagai dosen. Ya.. ini adalah pencapaian saya, yang harus saya lewati dengan perjuangan panjang.
 
*** 
Mungkin sebagian orang menganggap pencapaian saya ini adalah pencapaian biasa, tapi bagi saya ini adalah pencapaian yang luar biasa! Tapi saya sadar jalan ke depan masih panjang, supaya bisa tetap survive dan menjadi pribadi yang lebih maju. Saya harus terus menggali dan mengembangkan potensi diri yang saya miliki, dengan satu keyakinan bahwa kesuksesanku di tentukan oleh tindakanku, bukan ditentukan oleh orang lain atau oleh siapapun.  Selalu ada alasan untuk sukes, untuk menjadi pribadi berkualitas secara intelektual, emosional, fisikal, finansial, dan spiritual.

Salam sukses!
Rona Binham
Founder: cafemotivasi.com
Sumber : andriewongso.com

Aura Kehidupan

Saya pernah merasakan hal yang tidak mengenakan dalam hidup ini dan ingin berbagi pengalaman kepada Sahabat semuanya.
Suatu waktu saya merasa asing di lingkungan yang saya tempati. Seakan-akan semua orang yang ada di lingkungan saya tidak menganggap saya ada. Di kampus, di rumah, dan di jalan saya merasa sendiri. Dan memang benar orang-orang pun sedikit enggan untuk menyapa dan berbicara dengan saya, mereka menjauhi saya.

Saya tidak tahu kenapa hal ini terjadi, pada saat itu yang ada di pikiran saya hanya segudang masalah yang menumpuk. Masalah yang membuat pikiran terasa buntu, membuat napas terasa sesak. Dalam hal ini, saya tidak bisa menceritakan masalah apa yang saya hadapi karena saya malu. Saya malu karena setelah benar-benar saya renungkan ternyata masalah yang saya hadapi sangatlah sepele, hanya saja pikiran saya yang terlalu mendramatisir keadaan sehingga seakan-akan sayalah orang yang paling menderita di dunia.

Kejadian ini saya renungkan baik-baik, kenapa lingkungan yang kudiami seakan-akan menjauh dari kehidupanku? Dan setelah beberapa hari membuat catatan harian tentang keluh-kesah saya, saya baca kembali dan ternyata hampir 90% isinya tentang perasaan negatif. Saya pun sadar dan menarik sebuah pelajaran penting akan hal ini. Ternyata, ada dua faktor yang bekerja dalam keadaan ini. Faktor itu adalah faktor internal dan faktor eksternal diri saya.

Faktor internal yang berpengaruh adalah "aura" tubuh. Saya sadar ketika seseorang mengalami kesedihan yang didramatisir, maka kesedihan itu akan terpancar ke dalam tindakan kesehariannya. Kepala akan tertunduk ke bawah, berjalan dengan gaya yang lunglai, berbicara hanya sepatah dua patah kata, punggung membungkuk dan yang menjadikan masalah saya semakin buruk adalah saya menutup diri dari lingkungan. Dari semua gerak-gerik tubuh yang seperti ini, akan mendapatkan respons dari orang yang melihat. Dan saya yakin sekali respons yang didapat pun merupakan respons yang negatif.

Sebagian orang akan merasa bosan dan malas apabila berbicara dengan orang yang memiliki aura negatif seperti ini. Mungkin inilah yang menyebabkan orang-orang menjauhi saya. Yah, apabila kita memancarkan aura negatif, kebaikan akan menjauh dari kita. Namun apabila kita memancarkan aura positif, maka kita akan menjadi orang yang menyenangkan. Berbicara tanpa beban, berjalan dengan percaya diri. dan orang lain akan merasakannya, sehingga mereka akan memberikan respons yang juga positf kepada kita.

Faktor kedua adalah faktor eksternal, yaitu hal-hal yang terjadi di luar tubuh kita, seperti kondisi psikologis orang lain, kondisi cuaca, perekonomianm dan lain-lain. Orang lain atau lingkungan akan menganggap kita ada, ketika kita memberikan manfaat kepada mereka. Kita tidak bisa memaksakan apa-apa kepada orang lain. Yang saya sadari adalah lingkungan itu bersifat pasif terhadap kita, maka itu kitalah yang harus aktif. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk menyayangi kita, tidak bisa memaksa mereka untuk memberikan apa yang kita inginkan. Yang hanya bisa kita lakukan adalah mencoba memperbaiki diri agar bisa bermanfaat bagi lingkungan dan mendapatkan respons yang baik dari mereka.

Dari dua faktor yang berpengaruh tadi, yang paling bisa saya pengaruhi adalah faktor internal diri saya. Dan saya pun fokus untuk mengubah aura negatif saya menjadi aura positif. Saya awali dengan mengubah sudut pandang perasaan saya. Apabila sebelumnya dalam menghadapi masalah, saya fokus kepada keluhan/kesedihan, maka sekarang saya fokus pada manfaat yang ada di dalamnya. Saya belajar untuk mensyukuri apa yang saya miliki. Setelah beberapa hari memperbaiki aura tubuh, saya pun merasa lebih bahagia. Dan ketika bertemu orang lain pun saya merasa lebih santai untuk menyapa mereka. Akhirnya perlahan-lahan lingkungan yang sebelumnya saya rasakan sepi berubah menjadi ramai. Ternyata, saya sendirilah yang menciptakan masalah tersebut.


Jadi ternyata, "Lingkungan sangat bergantung pada sikap kita terhadapnya. Jika keberadaan kita ingin diakui oleh orang lain, maka berikan manfaat bagi mereka. Buatlah diri kita menjadi individu yang simpatik; apabila tidak ada kita dirindukan, dan apabila ada kita didengarkan."

Yang saya lakukan untuk mengubah aura negatif menjadi positif:
1. Ubah makna dari sudut pandang kejadian. Dari makna negatif menjadi makna yang lebih bermanfaat.
2. Mensyukuri apa yang dimiliki.
3. Memperbanyak gerakan tubuh/olahraga untuk memperlancar aliran darah.
4. Sering-seringlah tersenyum bahagia.
5. Belajar untuk memahami kesulitan orang lain untuk mengasah empati dan meningkatkan rasa syukur.
6. Tidak menutup diri ketika menghadapi masalah yang pelik, sebaiknya diskusikan dengan orang yang dipercaya.
7. Fokus pada perbaikan diri.
8. Mendekatkan diri pada Tuhan.
"Tidak ada jalan yang terbaik dalam menghadapi kesulitan hidup selain tetap berpikir dan bertindak positif dalam menghadapinya. Bukan dengan cara menyalahkan hal di luar tubuh, melainkan memperbaiki apa yang terjadi pada diri kita."
 
Semoga bermanfaat,
Firman Erry Probo

Sumber : andriewongso.com 

Melakukan Setiap Hari


Toshihiko Seko adalah pemenang lomba-lomba lari bergengsi: Fukuoka Marathon (1978–1980, 1983), Boston Marathon (1981, 1987), London Marathon (1986), serta Chicago Marathon (1986). Ia juga pencetak rekor dunia untuk lari 25,000 m (1:13:55.8) and 30,000 m (1:29:18.8), yang bertahan selama 3 dekade dan baru terpecahkan tahun lalu.


Ketika ditanya mengenai rahasia keberhasilannya, ia menjawab,"Saya hanya berlari 10 kilometer (km) setiap pagi dan 20 km setiap sore."
Banyak orang tidak percaya bahwa ia hanya melakukan latihan yang sederhana tersebut. "Ah.. Mana mungkin cuma mengerjakan hal sederhana yang demikian, tapi berhasil menjadi juara dan pencetak rekor dunia?"
Seko menjawab,"Memang sederhana tapi saya melakukannya setiap hari, 365 hari dalam setahun. Sederhana? Ya. Mudah? Tidak!"
Kerap kali yang membuat kita gagal bukanlah karena rencana kita yang terlalu sederhana atau terlalu rumit, tetapi karena kita tidak cukup berkomitmen untuk mengerjakan rencana kita. Ya, kebanyakan kita hanya bersemangat di awal namun mulai lemah, malas, dan enggan di tengah jalan. Alhasil, kita tidak pernah sampai ke puncak meskipun sudah memiliki bahkan merancang hal-hal hebat.

Ingat, untuk menikmati hasil yang besar bahkan sukses yang lebih gemilang, kita perlu menjalankan rencana yang ada dengan penuh komitmen, secara konsisten. Ini ibarat seperti menyusun satu batubata setiap hari, sampai menjadi sebuah rumah. Ya, kita tidak bisa mengerjakannya setengah-setengah; dikerjakan saat termotivasi, dan mengabaikannya saat malas. Itu hanya akan menghambat keberhasilan kita.

Seko bisa menggapai sukses karena ia menyusun rencana dan menjalankan rencananya setiap hari. Mari ikuti teladan / sikapnya yang luar biasa! Selamat mencoba; Salam sukses luar biasa!

Sumber : andriewongso.com

Tiga Rahasia Sukses Henry Ford

Siapa yang tak kenal dengan Henry Ford. Ia adalah seorang tokoh yang meleganda di abad ke-20. Pengusaha visioner yang memperkenalkan konsep lini perakitan ini menjadi industrialis yang memelopori produksi mobil massal. Ia juga memperkenalkan pertama kali mobil berbiaya murah, karena mimpinya adalah setiap pekerjanya mampu membeli mobil-mobil yang mereka produksi.


Pada ulang tahunnya ke-75, Henry Ford pernah ditanya mengenai rahasia kariernya yang cemerlang. Jawabannya sederhana saja, yaitu:

1)Saya tidak pernah makan berlebihan.

2)Saya tidak pernah cemas secara berlebihan.

3)Apa pun yang saya kerjakan, akan saya lakukan sebaik mungkin. Dan saya tahu apa pun yang terjadi dalam hidup saya, hal itu terjadi demi kebaikan saya sendiri. Saya percaya pada Tuhan.

Rahasia yang simpel tapi terbukti punya pengaruh besar dalam kehidupan seorang manusia. Kisah Henry Ford inilah salah satu buktinya. Luar biasa!


Sumber : andriewongso.com 

Pengusaha yang Lahir dari Hobi Memasak


Banyak chef yang menjadi bintang karena kemahiran memasaknya yang luar biasa. Namun menyebut Jamie Oliver akan terasa beda. Lelaki kelahiran Essex, Inggris, 27 Mei 1975 ini, tak hanya memiliki keahlian itu sebagai kelebihannya. Dialah yang melahirkan budaya pop memasak di Inggris dengan gayanya yang urakan khas anak muda, tetapi cerdas, simpel, mudah diikuti, hingga banyak orang terpikat kepadanya. Gaya dan caranya itu telah membuatnya menjadi chef selebriti yang kesohor. Tapi ia menjalaninya dengan apa adanya sehingga statusnya sebagai chef dan selebriti tidak seangkuh yang diperkirakan. Ia bintang yang mudah dijangkau dan kini menjadi contoh entrepreneur yang datang dari dunia hiburan.
James Trevor "Jamie" Oliver lahir dari orangtua yang memiliki pub bernama "The Cricketers". Sejak masih anak-anak ia sudah suka memasak. Karena itu ia mahir memasak ketika usianya masih belasan. Mungkin karena hobinya ini sekolahnya tak berhasil. Ia keluar dari SMA sebelum mendapat ijazah. Namun semangat belajarnya tinggi, terutama di bidang masak-memasak. Karena itu ia kemudian mengambil pendidikan kuliner di Westminster Kingsway College.
Setelah lulus ia memilih bekerja di restoran Antonio Carluccio's Neal's Yard, restoran Italia kenamaan di London.Namun tak lama ia pindah ke The River Cafe, di Fulham. Entah apa alasannya. Namun di sinilah ia menemukan bakat lainnya. Suatu kali BBC membuat liputan mengenai Christmas at the River Cafe untuk menyambut hari Natal. Tak hanya meliput pengunjung dan tata ruangnya yang apik di kafe tersebut, reporter juga melongok dapur. Saat itu Jamie sedang bertugas. Maka kamera pun menyorot bagaimana seorang anak muda dengan gaya rambut acak-acakan yang tampak modis membuat hidangan masakan Italia dengan cekatan.

Satu hari setelah tayangan itu, pada tahun 1997, Jamie kebanjiran telepon dari production house yang membuat program acara TV. "Saya mendapatkan lima telepon dari PH yang meminta bertemu untuk membicarakan kemungkinan membuat program TV. Saya tak percaya," katanya. Dari lima yang melamar, ia menerima tawaran Optomen Television karena satu program yang akan diluncurkannya, The Naked Chef. "Ide pembuatan The Naked Chef sangat menarik. Yaitu kita tak perlu mencari bahan-bahan mewah atau peralatan yang lengkap untuk membuat makanan lezat. Dengan bahan seadanya makanan lezat bisa dibuat," ujarnya. Seperti itulah konsep program acara itu dibuat. "Tapi saya khawatir dengan judulnya, karena bisa-bisa dianggap saya memasak sambil telanjang," tuturnya lagi.
The Naked Chef ditayangkan BBC mulai 14 April 1999. Acara itu menawarkan bagaimana Jamie memasak makanan rumah yang lezat untuk dihidangkan bersama keluarga atau teman.Meski durasi program hanya 30 menit dan berlangsung sepanjang 6 episode (diputar dua minggu sekali hingga 16 Juni 1999), gaya dan keterampilan Jamie memasak telah memikat banyak pemirsa.Jamie pun jadi buah bibir.

Optomen memutuskan menambah episodenya yang mulai tayang pada tahun berikutnya (2000) selama delapan episode.Saat itu Jamie sudah menjadi bintang. Meski ia tak sreg dengan judulnya, ia bisa menjalani profesi barunya sebagai chef selebriti dengan sukses.Selama tahun 2000 ia bahkan meraih empat award antara lain Most Stylish Male TV Personality pada ajang Elle Style Awards dan Best TV Cook dari TV Quick Award dari program acara yang diasuhnya. Karena alasan ini, jaringan supermarket Sainsbury Inggris sampai mengontraknya untuk menjadi duta perusahaan itu dengan kontrak mencapai 2 juta pound sterling setahun.

Sejak saat itu kariernya menjulang sebagai selebriti yang dibesarkan di dapur. Ia tak hanya terkenal di Inggris tetapi juga di dunia karena program acara TV-nya ditayangkan di saluran TV internasional. Selain itu muncul juga program-program sejenis yang ditularkan oleh sukses Jamie mengemas acara itu.
Tahun 2002 ia mendirikan restoran yang hanya ia gunakan sebagai tempat belajar memasak bagi remaja yang tidak beruntung, seperti yang tidak sempat meneruskan sekolah dan tak punya pekerjaan. Menurutnya, ini sebagai bentuk terima kasihnya atas sukses yang ia raih. Namun, itu tak digarap sendiri. Ia bekerja sama dengan Channel 4 yang merekam tahapan pembelajaran yang ia berikan.Dokumentasi itu kemudian ditayangkan dalam program bertajuk Jamie's Kitchen. Program ini menunjukkan nalurinya sebagai pengusaha restoran.

Sekarang menyebut nama 'Jamie Oliver', orang tak hanya akan membayangkan cara memasaknya yang unik, simpel, merakyat, cerdas, mudah dipahami, kadang urakan, dan sebagainya, tetapi mengingat semangat dan kecintaannya pada dunia masak-memasak yang luar biasa. Dengan cintanya itu, ia terangkat dari orang biasa-biasa saja menjadi bintang yang dipuja dunia. Kini Jamie tak hanya seorang chef, tetapi selebriti dan pengusaha tata boga (restoran dan katering) dan industri pendukungnya yang sukses.

Sumber : andriewongso.com  

Sisi Lain Suatu Kesuksesan

Kesuksesan kerap mengelabui. Orang luar mungkin melihatnya seseorang yang sukses menemukan kesempurnaan hidupnya. Namun ternyata, di balik itu mereka memiliki derita hidup tak terkira yang selama ini tak diketahui orang banyak. Salah satunya dialami Tony Scott, 68 tahun.
Sutradara kelahiran Inggris, 21 Juni 1944, ini merupakan sutradara sukses di Hollywood. Ia berhasil menyutradarai film-film sukses seperti Top Gun (1986), Beverly Hills Cop II (1987), The Last Boy Scout (1991), True Romance (1993), Crimson Tide (1995), Enemy of the State (1998), Man on Fire (2004), hingga Unstoppable (2010). Ia telah bekerjasama dengan sejumlah bintang tenar Hollywood, yang menunjukkan betapa luar biasanya ia.
Namun 19 Agustus 2012 kemarin, kabar duka datang darinya. Lelaki ini naik ke jembatan Vincent Thomas Bridge, Los Angeles, dan meloncat ke dalam air sekitar jam 12.30 siang waktu setempat. Sejumlah orang melihat peristiwa tragis itu dan segera menelpon 911. Tim SAR dikerahkan untuk menemukan tubuh lelaki itu yang masuk ke dalam air. Baru sekitar jam 15.00 tubuh Tony Scott ditemukan.

Polisi menemukan mobilnya terparkir di suatu tempat di sekitar jembatan dan menemukan sebuah pesan dengan sederet nama dan nomor teleponnya. Dari sanalah mereka bisa menghubuni kerabatnya. Selain itu polisi juga menemukan catatan di kantornya yang isinya masih dirahasiakan.

Tony Scott adalah sutradara Inggris anak dari Elizabeth dan Colonel Francis Percy Scott. Ia memiliki dua orang kakak yang keduanya juga jadi sutradara yaitu Ridley Scott dan Frank Scott. Ia mulai muncul di film saat berusia 16 tahun melalui film garapan Ridley Scott, Boy and Bicyle. Setelah lulus sekolah seni sebenarnya ia ingin jadi pelukis. Namun kemudian lebih banyak terlibat dalam penggarapan film-film iklan bersama kakaknya.

Tahun 1975 ia membuat film untuk televisi di Prancis. Setelah itu terlibat dalam sejumlah film iklan di Inggris. Namun tahun 1980 bersama Ridley Scott mereka pergi ke Los Angeles untuk mengejar karier sutradaranya. Pada tahun yang sama Frank, meninggal karena kanker yang memukul kedua bersaudara itu. Namun itu tak menutup niatnya untuk menetap di Amerika.
Karier di Hollywood sendiri dimulai dua tahun setelah tiba di Amerika dengan menyutradarai film The Hunger, film tentang vampir. Sukses film tersebut ia didekati produser lain untuk menyutradari Top Gun yang diproduksi pada tahun 1985 dan dibintangi Tom Cruise. Film ini mencatat sukses luar biasa. Film ini menjadi film terlaris tahun 1986 dengan pemasukan hingga US$170 juta. Film ini pula yang mengantarkan Tom Cruise menjadi bintang besar Hollywood. Setelah itu sederet film sukses berhasil ia sutradarai.

Menurut sejumlah kerabatnya, Tony Scott tak punya masalah pribadi. Ia juga tak punya masalah keuangan. Namun sejumlah media menangkap raut wajah Tony Scott sekitar bulan Juli 2012 yang tampak menderita. Menurut sejumlah kabar saat itu ia menderita kanker. Ada yang bilang kanker otak. Tetapi disebutkan juga dalam suatu operasi kankernya sudah bisa diatasi. Akan tetapi ternyata kembali. Diperkirakan hal inilah yang membuatnya depresi.
Namun belum jelas apakah masalah itu yang memutuskannya untuk bunuh diri. Yang pasti, kematiannya mengejutkan Hollywood dan dunia kehilangan salah satu sutradara berbakatnya. Mereka tak menyangka di balik gelimang kesuksesannya, Tony Scott menyimpan penderitaan yang membuatnya mengakiri hidupnya dengan tragis.
 
Sumber dan foto: The Mirror
Sumber : andriewongso.com

Persepsi Menentukan Profit

Seorang yang memiliki usaha yang sukses yakin bahwa customer yang puas akan memberi Anda bisnis yang memuaskan juga. Untuk membuat customer puas, Anda harus memiliki strategi customer service yang baik.
Saya akan menceritakan sebuah kisah seseorang yang menekuni usaha bidang biro perjalanan, di mana kompetisi tidak terduga, harga melonjak, airlines menerapkan fuel surcharge dan insurance sekenanya. Akibatnya customer jadi korban. Banyak yang marah-marah, tim saya menjadi tameng agar customer tetap tenang dan penjualan tetap meningkat.

Menyikapi kondisi dimana usaha tersebut mengalami penurunan yang sangat drastis, saya harus memikirkan cara terbaik agar customer tetap loyal. Strategi dari buku-buku dahsyat saya kumpulkan, ada focus group, survey ke ratusan pelanggan. Bahkan, saya turun tangan ke lapangan bicara langsung dengan target pasar kami.

Ada penemuan yang mengejutkan. Dalam keadaan yang sangat kacau, tiba-tiba terpikir untuk berpikir positif.Saya mulai berkata-kata, "Ternyata usaha biro perjalanan is very SIMPLE!" Saya ulang, "Usaha Biro Perjalanan is very very simple."

"Persepsi yang positif akan mendatangkan profit yang luar biasa. Tidak ada hal lain, customer justru suka dengan kesederhanaan. Semakin mudah seorang customer melakukan transaksi, semakin puas hati mereka.
Usaha yang sukses dimulai dari hal-hal yang kecil dan sederhana, hal-hal yang tidak terpikirkan, hal yang sebetulnya Anda sudah tahu tapi Anda abaikan. Dan mulailah untuk berpikir positif.


Salam Pencerahan!
Sumber : andriewongso.com

Timbang, Ukur, dan Coba

Dalam bisnis, kegagalan menelan biaya begitu banyak. Oleh sebab itu, hampir setiap perusahaan mapan, yang memiliki karyawan lebih dari 1.000 orang, menghindari risiko kegagalan dengan tidak melakukan inovasi. Mungkin 97 persen karyawan dalam suatu organisasi takut terhadap adanya perubahan dan inovasi.
Kemampuan menciptakan produk baru adalah sesuatu yang rumit, sulit, dan hampir tidak pernah terpikirkan oleh perusahaan mapan. Sebab, hal itu kerap bertentangan dengan teori kelaziman. Di Amerika, menjadi inovator adalah pekerjaan yang unik dan didambakan oleh anggota dewan direksi.
Tidak banyak hal yang langsung sempurna buat pertama kalinya. Novel-novel laris dan sandiwara Broadway tidak langsung dipublikasikan dari konsep pertamanya.
Bisnis pengembangan produk baru adalah proses yang beranjak dari rute yang keliru dan jalan buntu. Sebelum diwujudkan, ide-ide membutuhkan polesan, pertimbangan, dan sentuhan. Kembangkanlah ide yang baik. Namun, sebaiknya Anda keluarkan sedikit dana untuk mengembangkan ide.
Jangan pernah bertaruh banyak pada tahap embrio ini. Carilah umpan balik. Pertimbangkan konsepnya! Ukurlah keserasiannya dengan kebutuhan pasar yang ditargetkan. Yang lebih penting adalah tetap mencoba melakukan sesuatu. Cobalah ini, cobalah itu. Jangan hanya bicara / mengadakan pertemuan / menulis catatan.

Lakukan sesuatu!
Buatlah konsep bisnis dengan iklan dan bangun sebuah prototipe! Buatlah contoh-contoh! Kemudian pertimbangkan lebih lanjut, ukurlah sedikit, dan coba lagi. Jika ternyata itu adalah ide yang buruk, Anda akan segera mengetahuinya dan tinggalkanlah jika benar demikian.
 
Jika nyatanya itu adalah ide yang baik, Anda akan mampu menjualnya kepada perusahaan. Anda dapat mengatur risiko bisnis dan meningkatkan investasi.


Salam Sukses,
Coach Tom MC Ifle (www.topcoachindonesia.com)
Sumber : andriewongso.com

Jumat, 03 Agustus 2012

Resep Memasak Tempe Mendoan

Resep Memasak Tempe Mendoan - Saya lahir dan di besarkan di Purwokerto yang di mana daerah asal penghasil Tempe Mendoan, makan sehari-hari tidak jauh dari mendoan. Siang dengan mendoan, sering juga makan malam lauknya dengan mendoan. Karena Tempe mendoan di Purwokerto adalah tempat aslinya.... dan mendoan tidak hanya untuk cemilan saja namun bisa juga untuk lauk.

Resep Memasak Tempe Mendoan

Mendoan berbahan kedelai asli dan memerlukan cetakan khusus, mendoan memakai tempe khusus yang lebar dan tipis, jadi tidak perlu di iris.

Mendoan sendiri berasal dari kata "mendo" yang berarti dalam bahasa banyumas (dialek yang dipakai di kawasan purwokerto adalah bahasa banyumas, yang terkenal dengan kata "medok") yang artinya setengah matang. Jadi mendoan itu adalah tempe yang digoreng tepung setengah matang.

Jadi tidak ada mendoan yang digoreng kering. Mendoan yang digoreng kering itu sudah menjadi penganan baru, juga khas purwokerto, yaitu Kripik Tempe. Seperti mendoan, kripik tempe ini di buat dari tempe khusus yang lebar dan tipis itu. Ini membedakan dengan kripik asal malang atau bandung, dimana kripik tempe mereka mengunakan tempe tebal yang diiris tipis. Selain rasa kripiknya yang menurut saya juga berbeda.Mendoan dan kripik tidak dimasak dengan memakai telur, juga tidak menggunakan kunyit.

*Kemiri
*Bawang Putih
*Ketumbar
*Garam
Dan beberapa pedagang ada yang menambahkan dengan penyedap rasa.

Tepung yang digunakan adalah campuran tepung beras dan tepung terigu dengan perbandingan 1:3 sampai 1:4, dengan terigu yang lebih banyak. Adonan tepung itu kemudian dicampur dengan irisan tipis daun bawang.

Kunci pembuatan mendoan terletak pada penggunaan minyak yang banyak dan sangat panas. Isi minyak 2/3 dari wajan yang anda gunakan, dan tunggu minyak sampai sangat panas sebelum memasukan adonan mendoan.

Perlu diingat, mendoan artinya setengah matang, jadi harus diangkat segera ketika tepung matang dan tidak sampai kering atau kuning kecoklatan. Mendoan paling enak dan nikmat di sajikan dan disantap panas-panas, dan khusus di Purwokerto saya senang dengan aroma daun pisang ketika mendoan disantap di rumah. DAUN PISANG....., Warung-warung yang ada disekitar di Purwokerto biasanya membungkusnya dengan daun pisang, karena masih sangat panas, maka aroma yang muncul dari daun pisang akan menempel pada mendoan itu.
Ada yang menarik lagi, Mendoan di Purwokerto untuk penyantapan atau cara makannya dengan kecap sambel dan juga bisa dengan cabai rawit. Dan ada di beberapa warung pecel, kadang mendoan dinikmati dengan disiram dengan bumbu pecel karena mendoan juga dipakai sebagai pelengkap pecel dikawasan purwokerto.

Carannya adalah...

MENDOAN :

1. Tempe mendoan
2. Tepung Terigu
3. Daun Bawang (Iris tipis-tipis)
4. Penyedap Rasa (secukupnya)

BUMBU :

1. Bawang Putih
2. Ketumbar
3. Garam
4. Kemiri

Selanjutnya Bumbu di haluskan.
Campur tepung terigu, bumbu halus dan daun bawang dalam adonan. Tambahkan air secukupnya, aduk rata adonan untuk menjadi kental, tidak terlalu encer hingga bisa menempel pada tempe. Celupkan satu persatu tempe dalam adonan sebelum di goreng.

Resep Memasak Tempe Mendoan


Nah mudah sekali bukan?. Silahkan anda coba dirumah Resep Memasak Tempe Mendoan ini. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di blog Tempe Mendoan Mentah.