Selasa, 22 Mei 2012

Strategi tepat pemasaran jasa



Bisnis jasa merupakan bisnis yang menjual layanan kepada para konsumen yang membutuhkan. Berbeda dengan bisnis yang menjual barang, bisnis jasamenyediakan produk yang tidak berwujud dan tidak menyebabkan kepemilikan apapun bagi konsumen yang menggunakannya. Jika bisnis produk atau barang dapat dimiliki konsumen setelah terjadi transaksi, bisnis jasa hanya bisa memberikan kualitas pelayanan yang diharapkan pelanggan setelah mereka melakukan transaksi walaupun tidak dapat memilikipelayanan tersebut seterusnya.




Dalam menjalankan bisnis jasa, juga dibutuhkan adanya strategi pemasaran. Namun sebelum menentukan strategi pemasaran yang akan digunakan, perlu diperhatikan bahwa strategi pemasaran jasa berbeda dengan strategi pemasaran bisnis yang menyediakan produk atau barang. Bisnis jasa lebih cenderung memberikan pelayanan kepada konsumen dengan berhubungan langsung, oleh karena itu bisnis jasa mengukur keberhasilan strategi pemasaran dengan tingkat kepuasan yang diperoleh konsumen.



Untuk menghasilkan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan optimal. Berikut kami berikan strategi tepat pemasaran jasa yang dapat dicoba :

Berikan pelayanan secara efisien. Dengan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat sesuai dengan harapan konsumen, secara tidak langsung mampu mempengaruhi konsumen untuk kembali lagi menggunakan jasa yang kita tawarkan. Karena biasanya konsumen tidak suka jika menunggu terlalu lama pelayanan yang mereka harapkan.



Dalam menjalankan pemasaran jasa, adanya peran karyawan yang menangani konsumen dengan baik merupakan daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Karena kinerja karyawan menentukan citra perusahaan jasa.



Disamping itu, tinggi rendahnya harga yang ditawarkan pelaku bisnis jasa sebaiknya di sesuaikan dengan besar kecilnya manfaat yang diperoleh konsumen dari produk jasa yang kita tawarkan. Semakin besar manfaat atau nilai yang dirasakan konsumen, semakin tinggi pula biaya yang harus dikeluarkan konsumen.

Gunakan perkembangan teknologi serta inovasi untuk menghasilkan produk jasa yang mampu memberikan solusi terbaik bagi para konsumen. Karena semakin canggih teknologi yang digunakan, semakin cepat pula pelayanan yang diberikan untuk konsumen.



Sesuaikan budaya yang berkembang saat ini. Karena peluang pasar bisnis jasa juga dipengaruhi dengan budaya yang berkembang saat ini.



Dari beberapa cara pemasaran jasa yang telah dibahas, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen menjadi pemasaran paling tepat bagi bisnis jasa. Kenyamanan, solusi tepat, pelayanan prima, dan keramahan karyawan menjadi kunci sukses bisnis jasa. Semoga informasi stategi tepat pemasaran jasa dapat membantu Anda dalam menjalankan bisnis.



Sumber : bisnisukm.com

Strategi meningkatkan kepuasan pelanggan



Kepuasan pelanggan yaitu respon atau tanggapan yang diberikan para konsumen setelah terpenuhinya kebutuhan mereka akan sebuah produk ataupun jasa, sehingga para konsumen memperoleh rasa nyaman dan senang karena harapannya telah terpenuhi. Selain itu kepuasan pelanggan juga sering dijadikan sebagai salah satu tujuan utama dari strategi pemasaran bisnis, baik bisnis yang dijalankan dengan memproduksi barang maupun bisnis jasa.




Keberhasilan strategi pemasaran suatu usaha dapat dicapai jika kepuasan pelanggan telah terpenuhi. Namun untuk memperoleh kepuasan pelanggan tidaklah mudah, karena tiap pelanggan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda – beda walaupun membutuhkan produk yang sama. Proses pemenuhan kepuasan pelanggan tidak hanya membutuhkan produk atau jasa yang berkualitas saja, namun juga membutuhkan adanya sistem pelayanan yang mendukung. Sehingga para pelanggan akan merasa senang dengan produk atau jasa yang dibutuhkan, serta nyaman dengan pelayanan yang diberikan.



Adanya kepuasan pelanggan ternyata juga dapat mempengaruhi omset penjualan yang dihasilkan. Jika pelanggan merasa puas akan suatu produk maka permintaan akan meningkat dan omset penjualan pun ikut naik, sebaliknya jika pelanggan tidak merasa puas maka permintaan akan menurun begitu juga dengan omset penjualannya.  Hal penting lainnya yang harus diperhatikan yaitu, pelanggan yang kurang puas dengan suatu produk tidak akan membeli ataupun menggunakan lagi produk yang kita  tawarkan. Selain itu pelanggan yang kurang puas juga dapat menceritakan kepada konsumen lain tentang keburukan produk yang mereka dapatkan, sehingga dapat menimbulkan citra buruk di kalangan para konsumen. Untuk itu, berikut kami berikan beberapa strategi meningkatkan kepuasan pelanggan, agar dapat terhindar dari kemungkinan buruk seperti diatas :



Berikan produk yang berkualitas, serta bebas dari kerusakan ataupun kecacatan saat sampai di tangan pelanggan. Sebaiknya cek terlebih dahulu kualitas produk atau jasa yang akan diberikan kepada pelanggan

Berikan kualitas pelayanan yang ramah, ketepatan waktu penyampaian, serta menggunakan sistem yang mudah dipahami para pelanggan. Sehingga para pelanggan tidak merasa kesulitan dengan pelayanan yang diberikan, baik pelayanan langsung maupun pelayanan online



Fokus pada kepentingan atau pencapaian kepuasan pelanggan, sehingga produk serta pelayanan yang diberikan dapat memenuhi harapan pelanggan

Memperhatikan harga produk maupun biaya pelayanan yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini, serta sesuaikan dengan nilai produk atau jasa yang ditawarkkan. Karena pelanggan akan membandingkan antara biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh dari suatu produk



Berikan jaminan keamanan dari produk maupun pelayanan yang diberikan, sehingga para pelanggan percaya dengan produk ataupun jasa yang ditawakan dan akan terus menjadi pelanggan setia perusahaan kita. Misalnya dengan mencantumkan ijin dari Badan POM bagi produk makanan dan obat.



Setelah memiliki beberapa strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, langkah berikutnya Anda dapat mengukur kepuasan pelanggan Anda dengan beberapa cara sederhana berikut :



Menggunakan sistem saran dan kritik dari para pelanggan. Misalnya dengan menyediakan kotak saran maupun kritik, atau menyediakan layanan telepon suara konsumen



Dengan mengadakan survey kepuasan pelanggan. Biasanya dilakukan dengan memberikan kuesioner pada pelanggan yang sedang membeli produk kita, atau dapat juga melakukan survey dengan melakukan telepon acak untuk menanyakan pelayanan yang selama ini telah diberikan

Dengan mencoba menghubungi kembali pelanggan yang sudah lama tidak membeli produk kita. Sehingga kita bisa mengetahui penyebab mereka berhenti berlangganan, apakah karena kecewa dengan produk kita atau karena ada faktor lain. Sehingga kita dapat mengevaluasi produk serta pelayanan yang selama ini diberikan.



Dengan adanya penilaian kepuasan pelanggan kita dapat mengetahui kebutuhan yang diinginkan para pelanggan. Yang berpengaruh pula terhadap omset penjualan produk. Untuk itu berikan pelayanan prima bagi setiap pelanggan Anda, agar mereka merasa senang dan nyaman dengan produk kita.



Sumber : bisnisukm.com

Cara efektif memajukan bisnis anda


Seorang pengusaha bisa dikatakan sukses apabila mereka tidak hanya berhasil merintis sebuah usaha, namun juga berhasil memajukan bisnisnya di tengah gempuran pasar yang semakin hari semakin padat.
Ramainya persaingan pasar dan munculnya beragam jenis peluang usaha, menuntut para pengusaha untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun strategi bisnis. Hal ini sangatlah penting, mengingat belakangan ini banyak para pemula yang berhasil merintis usaha namun belum tentu berhasil mempertahankan kerajaan bisnisnya.

Karena itu, untuk menghindari kemungkinan buruk seperti di atas. Pada kesempatan kali ini akan kami informasikan 4 cara efektif memajukan bisnis yang bisa dipraktekan para pemula.
Pertama, terus berinovasi mengembangkan produk unggulan. Sebagai seorang pelaku usaha, pastikan diri Anda tidak pernah lelah untuk selalu berkreasi dan berimajinasi menciptakan sebuah inovasi baru. Baik itu menawarkan sebuah produk baru maupun memberikan nilai tambah pada produk lama, sehingga bisnis yang Anda jalankan tidak pernah ditinggalkan para konsumen. Contohnya saja seperti kesuksesan Unilever yang memproduksi berbagai macam keperluan masyarakat sehari-hari seperti misalnya sabun, deterjen, margarin, minyak sayur, makanan dan minuman, produk kosmetik, serta produk rumah tangga lainnya yang sekarang ini merek dagangnya cukup mendominasi pasar nasional maupun pasar internasional. Sebut saja seperti deterjen Rinso dan Surf, sampho Sunsilk, Dove, dan Clear, minuman Buavita, snack ringan seperti Taro,  sabun mandi seperti Lux dan Lifebouy, pasta gigi seperti Pepsodent dan Close Up, serta masih banyak lagi inovasi produk lainnya yang sengaja diciptakan pihak Unilever untuk memanjakan para konsumennya.
Kedua, melakukan eksplorasi pasar. Selain mengembangkan inovasi produk, strategi lain yang bisa Anda gunakan yaitu mengeksplorasi pasar dengan mengoptimalkan produk yang sudah ada. Dalam hal ini Anda bisa menarik banyak pelanggan dengan membidik pasar baru, atau bisa juga melalukan reposisi brand untuk menarik minat para konsumen. Strategi bisnisseperti ini pernah dilakukan produk shampo Pantene yang dengan sengaja menurunkan harga jualnya serta menciptakan varian aroma baru untuk menghadapi ketatnya persaingan pasar, dimana para kompetitor lain mulai menawarkan produk shampo dengan kualitas sebanding namun dengan harga jual yang lebih terjangkau.
Ketiga, hadapi persaingan dan jadilah penyerang. Karakter pemberani tentunya wajib Anda miliki dalam menjalankan sebuah usaha. Tidak hanya diri Anda saja yang dituntut selalu berani, namun perusahaan yang Anda pimpin juga harus berani menghadapi persaingan pasar dan menjadi penyerang bagi para kompetitor lainnya. Strategi ini bisa Anda jalankan dengan menyelenggarakan kegiatan promosi besar-besaran, misalnya saja dengan mengadakan kupon berhadiah bagi para konsumen Anda, menekan harga serendah-rendahnya untuk menjangkau semua kalangan, atau bisa juga menawarkan program menarik lainnya seperti beli 3 gratis 1 untuk membangun loyalitas pelanggan Anda.
Keempat, lebarkan sayap bisnis Anda dengan melakukan diversifikasi. Ketika kerajaan bisnis Anda mulai berdiri dengan kokoh, tidak ada salahnya bila Anda memperluas kejayaan bisnis tersebut dengan membangun lini baru yang bisa mengurangi resiko kerugian bisnis Anda dan meningkatkan aset kekayaan yang telah dimiliki. Contohnya saja seperti kesuksesan Chairul Tanjung yang berhasil mengembangkan Para Group menjadi beberapa lini usaha yang cukup kuat, sebut saja seperti Bank Mega, Trans TV, Trans7, serta sebuah wahana hiburan yang cukup fenomenal di Indonesia yakni Trans Studio yang sekarang ini telah berdiri di kota Makassar dan juga Bandung.
Dengan menerapkan beberapa tips bisnis yang telah kita bahas bersama, diharapkan para pemula bisa mempertahankan bisnisnya di tengah gempuran pasar yang semakin pesat dan berhasil meraih puncak kesuksesan seperti apa yang mereka impikan. Semoga informasi cara efektif memajukan bisnis anda, bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan memotivasi seluruh masyarakat di Indonesia untuk segera terjun di dunia usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.
Sumber : bisnisukm.com

Strategi bisnis yang perlu dihindari para Pengusaha


Mengalami kegagalan dalam membangun usaha, tentunya menjadi salah satu pengalaman berharga bagi para pengusaha. Lika-liku perjalanan bisnis yang terkadang diwarnai dengan hadirnya batu-batu kerikil, memaksa para pengusaha untuk bisa memilih strategi bisnis yang tepat agar tidak masuk ke lubang kegagalan yang lebih dalam.

Karenanya, untuk menjauhkan para pelaku usaha dari lubang kegagalan, pada kesempatan kali ini akan kami informasikan beberapa strategi bisnis yang perlu dihindari para pengusaha agar bisnisnya bisa berjalan dengan lancar.
Terlalu Konsumtif Dalam Membelanjakan Anggaran
Ketika mengawali sebuah usaha, terkadang para pengusaha membelanjakan uangnya dengan terlalu semangat. Sehingga tidak heran bila modal awal yang seharusnya bisa ditekan seminimal mungkin, menjadi over budgetkarena Anda membelanjakan beberapa perlengkapan maupun bahan baku yang sebenarnya belum terlalu dibutuhkan pada tahap awal mendirikan usaha.
Terlalu Gegabah Dalam Berhutang
Kebiasaan para pemula yang terlalu gegabah dalam berhutang, terkadang menjadi sebuah pilihan yang kurang tepat manakala bisnis yang direncanakannya belum bisa berjalan dengan lancar. Sebab, mengandalkan pinjaman bank/ lembaga keuangan lainnya dalam memulai usaha baru, hanya akan memberikan tambahan beban bagi Anda yang belum mendapatkan omset secara pasti. Akan lebih bijak apabila Anda mengajukan pinjaman (berhutang) ketika bisnis Anda mulai berjalan dengan lancar dan mulai tertarik berekspansi untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Kurang Profesional Dalam Menjalankan Usaha
Meskipun bisnis yang Anda rintis masih terbilang sangat kecil, namun usahakan untuk selalu menjalankannya dengan penuh tanggung jawab dan profesional dalam mengatur usaha. Pisahkan semua urusan pribadi Anda dengan urusan bisnis, dan kerjakan tugas utama Anda sebagai pengusaha layaknya Anda sedang memimpin sebuah perusahaan besar. Mulailah dengan memisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi, memisahkan ruang kerja dengan ruang keluarga, dan pastikan Anda selalu bijak dalam membagi waktu kerja dan waktu untuk keluarga.
Mengesampingkan Strategi Pemasaran
Dalam merintis sebuah usaha, kebanyakan pengusaha lebih fokus memproduksi produk sebanyak-banyaknya ketimbang memikirkan strategi pemasaran yang akan mereka jalankan. Kondisi inilah yang membuat sebagian besar pengusaha mengalami kesulitan dalam memasarkan produk-produknya. Sehingga tidak jarang kita menemukan pelaku UKM yang masih terus berproduksi, namun penjualan produk belum berkembang dengan optimal.
Berekspansi Dengan Persiapan Yang Belum Matang
Pada dasarnya banyak pengusaha yang ingin mengembangkan sayap bisnisnya dalam waktu yang relatif singkat. Namun sayangnya, sebagian pelaku usaha cenderung tergesa-gesa dalam berekspansi dan belum membentengi bisnisnya dengan manajemen perusahaan yang benar-benar matang. Kondisi inilah yang akhirnya bisa memancing beberapa permasalahan baru, sehingga tidak heran bila banyak pelaku usaha yang belakangan ini gagal mempertahankan kerajaan bisnisnya karena mereka belum siap dengan resiko usaha yang menghadang di depan mereka.
Semoga sedikit informasi tips bisnis yang kami angkat pada pekan ini bisa memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca dan membantu para pemula dalam mengembangkan usahanya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!
Sumber : bisnisukm.com